Kamis, 26 Desember 2013

Bahasa Arab

"Mamaaa!!!" seru Amelia ketika pulang sekolah.
"Iya? ada apa mel?" tanya mama yang sedang membaca buku.
"Ma.. nilai ulangan Amel dapat... eenn...ennnaa...enam..." kata Amel terbata-bata.
Mama hanya menunduk sedih.
***
Mama memang sudah menduga bahwa Amelia kurang dalam pelajaran bahasa Arab. ckck.. Amel... ameel...
"siapa aja yang dapet nilai jelek selain amel?" tanya mama lembut.
"cuma Amel ma..." balas Amel gugup.
"YA AMPUN AMEL!!!" Bentak mama. Wajarlah yaa... kalo mama membentak Amel. Karna mama sangatt kesal. Tapi , kan kalau mama marah bukan berarti benci. tapi karna mama sayang pada kita! ya kan?
"Ma...maaf ma... Amell.. nggak ngerti bahasa a..arab..." ujar Amel gugup.
Mama terdiam.
***
Beberapa hari kemudian...
"Ma, itu siapa?" tanya Amel sambil menunjuk sebuah truk yang mengangkut barang-barang rumah.
"Entahlah... mungkin tetangga baru.." jawab mama sekenanya. Amel hanya mengangguk.
"Semoga teman barunya bisa jadi teman Amel ya, sayang!" harap mama sambil mencium pipi putri tunggalnya. Amel mengangguk senang.
***
Harapan mama terkabul. Pada suatu sore...
"Mel, bangun! ada tetangga baru ! dia mau ketemu kamu..." bisik mama lembut di telinga Amel yang sedang tidur. 
"Eeehhh iiiyyaa ma! Amel bangun," kata Amel. ia langsung mencuci muka dan keluar kamar.
"Nah, ini dia!" kata seorang perempuan berambut panjang sambil mengelus pipi Amel.
"Perkenalkan, nama saya Safa. ini putri saya. namanya Sifa. Semoga kalian bisa jadi teman, ya!" harap tante Safa. Amelia melonjak kegirangan.
"Tentu! Oya Sif, namaku Amel," kata Amel memperkenalkan dirinya. Sifa menerima uluran tangan Amel. "Ih, tangannya kasar!" batin Amel dalam hati. 
Setelah perkenalan, tante Safa dan Sifa segera pulang.
 ***
Hari berikutnya, Amel main ke rumah Sifa.
"Assallamuallaikum!" panggil Amel dari luar rumah.
"Waallaikumsalam ya Amel! Ahlan Wa Sahlan! (waallaikumsalam. selamat datang)" balas Sifa girang.
"Hah? Ohh yah... Mmm.. Yaa..." kata Amel kebingungan.
"Tafadhol Juluus ya Amel! (silakan duduk)" balas Sifa sambil menunjuk sofa yang berada di ruang tamu.
"M... Ya.. Oh.. makasih," balas Amel. ia pun duduk di sofa itu.
***
"Umi!" panggil Sifa. Tante Safa segera datang. "Limadza, ya Sifa? (ada apa sifa?)" tanya tante Safa. "eh ada Amel! Maaf ya, Safa belum bisa bahasa indonesia. kami pindahan dari arab" jelas tante Safa. 
"Wah, kebetulan! Putri saya memang sedikit kurang dalam pelajaran bahasa Arab, Saf! Boleh nggak, putrimu ajarin putriku belajar bahasa arab?" kata mama yang tiba-tiba ada di dekat tante Safa.
"Oke!" balas tante Safa. 
 ***
Sejak saat itu, Amelia selalu belajar bahasa arab bersama tante Safa dan Sifa. Hingga suatu saat...
"Ma, ulangan bahasa arabku dapat nilai sepuluh!" seru Amel kegirangan ketika sampai dirumah.
"Haa? Keren! ya sudah, kamu tunjukkan pada tante Safa, ya!" kata mama tak percaya. saking tidak percayanya, mama mengacak rambut Amel. wkwkw -_-
Akhirnya, Amel pun jadi Pintar dalam pelajaran bahasa Arab...

.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar